Bicara Keadilan, Anies Singgung Citayam Fashion Week

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung fenomena Citayam Fashion Week di Dukuh Atas sebagai contoh fasilitas ruang ketiga bertujuan memberi kesetaraan bagi seluruh kelompok masyarakat.
Rizky Alika
5 Agustus 2022, 21:17
 Bicara Keadilan, Anies Singgung Citayam Fashion Week
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) melayani warganya berswafoto saat Puncak Perayaan HUT ke-495 tahun Jakarta di Jakarta International Stadium, Jakarta.

Citayam Fashion Week ramai diperbincangkan dalam beberapa minggu terakhir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyinggung fenomena tersebut saat membahas keadilan di ibu kota.

Menurutnya, pemda DKI Jakarta tengah membangun ruang ketiga, yaitu fasilitas yang bisa digunakan oleh seluruh masyarakat tanpa memandang kelas ekonomi. Ruang ketiga itu dibangun mengingat adanya fenomena Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Pembangunan ruang ketiga bertujuan memberi kesetaraan bagi seluruh kelompok masyarakat.

"Siapa saja bisa menikmati tanpa harus ada tekanan," kata Anies dalam Perayaan 10 Tahun Forum Pemimpin Redaksi di Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (5/8).

Advertisement

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu mengatakan, banyak ruang ketiga yang disediakan oleh pihak swasta, salah satunya mal. Namun, pusat perbelanjaan memiliki strata sosial masing-masing.

Sebagai contoh, pengunjung mal Plaza Indonesia tidak pernah ke mal Thamrin City. Sebaliknya, pengunjung Thamrin City merasa takut mengunjungi Plaza Indonesia.

Ia menilai, kondisi itu terjadi tanpa disadari masyarakat. Untuk itu, pemda DKI menciptakan ruang ketiga yang setara guna mempersatukan warga ibu kota.

Anies menekankan, persatuan masyarakat tidak bisa dijaga apabila terjadi ketimpangan dan ketidaksetaraan. "Persatuan ditopang dengan rasa keadilan," kata Anies.

Sebagai informasi, aksi sekelompok remaja dari Citayam, Bojong Gede, dan Depok melalui komunitas Citayam Fashion Week menjadi sorotan publik belakangan.  Sebab, aksi pagelaran busana di kawasan Dukuh Atas, Jakarta ini disebut mirip gaya Harajuku Street di Jepang.

Para remaja tersebut bergaya bak supermodel di atas trotoar dan zebra cross dengan aneka pakaian nyentrik sembari membuat konten di media sosial. Aksi peragaan busana ini turut diramaikan oleh sejumlah artis, pejabat, politisi, hingga influencer.

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait