Ingatkan Anak Buah, Erick Thohir: BUMN Jangan Jadi Dinosaurus

BUMN Jangan jadi dinosaurus yang mati dimakan zaman karena besar badan, tapi tidak mau bermetamorfosis
Image title
Oleh Hadi S
5 Agustus 2022, 21:51
BUMN Dinosaurus
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww.
Menteri BUMN Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir memuji terobosan digitalisasi yang dilakukan sejumlah BUMN, seperti ASDP Indonesia dengan Ferizy dan Bank Mandiri dengan layanan Livin.

Menurut Erick Thohir, dengan sistem daring, Ferizy mampu mengurai persoalan antrean yang terjadi bertahun-tahun pada layanan penyeberangan.

Ia lantas mencontohkan, Ferizy ASDP, dulu penyeberangan antre truk bisa 10 jam. Namun setelah dicoba dua tahun lalu dengan sistem e-ticketing Erick Thohir menilai itu cukup efektif.

“Ini mampu menghemat biaya logistik yang saat ini masih 23% atau lebih tinggi dari negara lain yang sudah 13%,” katanya dikutip pada Jumat (5/7).

Advertisement

Erick menyebut, keberhasilan sistem tersebut telah mendongkrak pergerakan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera hingga 40%. Bahkan, saat masa mudik tingkat pertumbuhan penyeberangan truk pengangkut logistik bisa naik hingga 144%.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa Bank Mandiri sesuai dengan tren bank digital lewat Livin mampu menjadi penghubung yang strategis dalam sektor pembayaran nontunai untuk sektor pariwisata Indonesia.

“Saya tugaskan Bank Mandiri membangun ekosistem pembayaran untuk sektor pariwisata,” ujarnya.

Lebih lanjut Erick mengatakan, selama ini banyak pihak sering terjebak pola pikir kalau bicara industri pariwisata selalu wisatawan asing. “Padahal sebelum pandemi, 76 persen itu wisatawan lokal, hanya 24 persen yang asing,” katanya.

Misalnya, kata erick, di Bali, wisatawan asing baru kembali 30 persen, sedangkan wisatawan domestik sudah kembali di 70 persen. “Kami sinergikan juga dengan holding pariwisata dan pendukung atau InJourney.”

Hal ini, kata Erick, juga membuktikan bahwa perubahan zaman telah mendorong masyarakat terutama generasi muda untuk beralih menggunakan sistem pembayaran cashless atau nontunai.

Karena itulah, Kementerian BUMN komitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses sistem pembayaran nontunai lewat program transformasi inovasi model bisnis dan kepemimpinan teknologi. “Sejak awal kami bangun ekosistem yang mana digital menjadi kunci bagi BUMN untuk bisa bersaing,” ujarnya.

“BUMN Jangan jadi dinosaurus yang mati dimakan zaman karena besar badan, tapi tidak mau bermetamorfosis,” katanya.

(Tim Riset Katadata)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait